Ayo kita perhatikan gambar dibawah ini :
Gbr 1. Sistem aliran bahan bakar Sp. Motor dengan sistem Injeksi
Jika kita perhatikan gambar 1, terlihat jelas aliran bahan bakar dipompa ke atas menuju selang dan injektor, dan disisi lain juga kita perhatikan bahwa saringan bahan bakar tidak benar-benar berada didasar tangki, bisa kebayangkan jika ada air maupun kotoran lain dari bahan bakar maka tidak dapat keluar dengan sendirinya dan akan terus mengendap didasar tangki.
Gbr 2. Sistem aliran bahan bakar Sp. Motor dengan sistem Karburator
Berbeda dengan gambar 2. yang masih menggunakan sistem karburator, kran bensin pasti berada pada posisi terendah dari dasar tangki, sehingga air maupun kotoran lain dapat turun menuju karburator, sistem ini menggunakan hukum grafitasi dimana Sp. motor yang masih karburator pasti tangki bahan bakarnya lebih tinggi dari karburator sehingga bahan bakar dapat dengan sendirinya turun menuju karburator.
makanya untuk Sp. Motor karburator sering ada gejala karburator masuk air atau kotor yang dapat menyebabkan Sp. Motor brebet atau nyendat-nyendat saat dikendarai.
Kita kembali fokus ke sistem aliran bahan bakar Injeksi, berdasarkan pengalaman MontirQu Sp. Motor yang tidak cuci tangki selama 4 - 6 bulan sekali pasti banyak terdapat air maupun kotoran lain yang mengendap didalam tangkinya dan hal ini dapat menyebabkan sistem aliran bahan bakar tidak optimal dan dapat menimbulkan kerusakan pada komponen fuel Pump maupun injektornya.
Lakukanlah pencucian tangki Sp. Motor injeksi setiap 4 - 6 bulan sekali.
Demikian tips ini saya sampaikan. semoga dapat membantu dan bermanfaat.
Wassalam,
MontirQu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar